
JAKARTA – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Prof. Dante Saksono Harbuwono mengingatkan masyarakat agar tidak lagi menganggap obesitas sebagai persoalan penampilan semata. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan penyakit kronis yang dapat menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit berbahaya, terutama diabetes melitus tipe 2.
Dante mengatakan obesitas berkaitan erat dengan perubahan metabolisme tubuh. Karena itu, pengendalian berat badan menjadi langkah penting untuk menekan risiko berbagai penyakit tidak menular yang kini terus meningkat di Indonesia.
“Berbicara tentang obesitas berarti berbicara tentang perubahan metabolisme tubuh. Dengan mengendalikan dan menurunkan angka obesitas, kita secara langsung dapat mencegah komplikasi lanjutan, seperti diabetes, hipertensi, hingga penyakit jantung,” ujarnya saat peluncuran inovasi medis di Jakarta.
Baca Juga: Cara Ampuh Jaga Kesehatan Kulit di Tengah Cuaca Panas Ektrem
Berdasarkan data Program Cek Kesehatan Gratis, obesitas secara konsisten masuk dalam lima besar masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan di masyarakat. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi memicu berbagai komplikasi apabila tidak ditangani sejak dini.
Dante juga mengungkapkan hasil studi genetik di Indonesia menunjukkan sebagian besar masyarakat memiliki bakat genetik terhadap diabetes. Namun, muncul atau tidaknya penyakit tersebut sangat dipengaruhi oleh pola hidup sehari-hari, seperti pola makan, aktivitas fisik, dan pengendalian berat badan.
Ia menjelaskan bahwa faktor keturunan turut meningkatkan risiko seseorang mengalami diabetes. Menurutnya, apabila kedua orang tua mengidap diabetes, peluang anak mengalami penyakit serupa pada usia lebih muda meningkat hingga sekitar 20 sampai 30 persen.
Baca Juga: Tak Sempat Berobat di Pagi Hari? RSUD Jampangkulon Kini Buka Poli Sore hingga Malam
Selain perubahan gaya hidup, perkembangan terapi medis juga dinilai dapat membantu penanganan obesitas. Meski demikian, Wamenkes menegaskan bahwa menjaga pola makan seimbang dan rutin berolahraga tetap menjadi fondasi utama dalam mencegah obesitas serta komplikasi yang menyertainya.
Senada dengan itu, Spesialis Endokrinologi dari Persatuan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Prof. Em Yunir, menyebut diabetes umumnya tidak datang sendiri, melainkan disertai penyakit penyerta seperti hipertensi, gangguan kolesterol, hingga kerusakan ginjal. Karena itu, pencegahan obesitas menjadi salah satu langkah penting untuk menekan beban penyakit kronis di Indonesia.
The post Obesitas Masuk Lima Besar Masalah Kesehatan di Indonesia first appeared on Sukabumi Ku.




