Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI — Pelayanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Membeludaknya warga dipicu oleh persiapan menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Anggaran 2026.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Amir Hamzah, mengonfirmasi fenomena tersebut sekaligus meluruskan anggapan masyarakat mengenai kedudukan IKD dalam proses pendaftaran sekolah. “Kami akui saat ini pelayanan IKD begitu membeludak terkait SPMB. Walaupun sebetulnya, IKD ini bukan syarat utama untuk sistem penerimaan murid baru,” ujarnya, Kamis (28/5).
Amir menjelaskan, IKD berperan penting sebagai instrumen pendukung bagi orang tua murid untuk mengecek data kependudukan secara mandiri, cepat, tepat, dan akurat. Melalui aplikasi ini, dokumen penting seperti KTP elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), dan Kartu Keluarga (KK) sudah terintegrasi secara digital. “IKD sangat berguna sebagai pengganti dokumen fisik manakala warga lupa membawanya. Terlebih, saat ini beberapa lembaga pelayanan publik juga sudah bisa menerima IKD sebagai pengganti KTP fisik,” tambahnya.
The post Pelayanan IKD di Sukabumi Membeludak Jelang SPMB 2026 appeared first on Radar Sukabumi.













