Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mempertajam penyusunan baseline dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Permukiman (RP3KP). Dokumen strategis ini diharapkan menjadi landasan objektif dalam menata hunian masa depan di Kabupaten Sukabumi.
Dalam pembahasan yang berlangsung di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Rabu (22/04), Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral. “Saya meminta semua pihak memberi masukan terbaiknya. Kita ingin dokumen yang tersaji nantinya benar-benar komprehensif dan objektif, sehingga menjadi rujukan yang tepat dalam pembangunan,” ujarnya.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menjelaskan bahwa salah satu poin krusial dalam dokumen tersebut adalah penanganan kawasan kumuh. Pihaknya optimistis masalah kawasan kumuh dapat tuntas sepenuhnya pada tahun 2027.
Target tersebut lebih progresif dari rencana awal. Upaya percepatan dilakukan melalui inovasi bertajuk Gerbang Pesona Bumi (Gerakan Bangun Percepatan Ekosistem Hunian melalui Sinergi Organisasi, Kemitraan, dan Marketing Publik yang Inovatif). “Inovasi ini tidak hanya fokus pada penataan fisik kawasan kumuh, tetapi juga menitikberatkan pada penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Sendi.
Selain itu, Pemkab Sukabumi akan mengembangkan skema pembiayaan kreatif serta memperluas kemitraan dengan pihak swasta maupun organisasi eksternal. “Hal ini dilakukan agar pembangunan perumahan dan permukiman tidak hanya bergantung pada dana APBD, namun tercipta ekosistem hunian yang berkelanjutan,” pungkasnya.(den/d)
The post Pemkab Sukabumi Optimistis Tuntaskan Kawasan Kumuh di 2027 appeared first on Radar Sukabumi.

















