SUKABUMI – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta angkat bicara terkait insiden kecelakaan yang melibatkan KA Pangrango 225A relasi Sukabumi–Bogor dengan sebuah sepeda motor di wilayah Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (11/6/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.33 WIB di perlintasan liar Kampung Benteng Brunei, KM 55+1/200 petak jalan Sukabumi–Cisaat. Akibat kejadian itu, dua perempuan mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan berdasarkan laporan yang diterima, masinis KA Pangrango telah membunyikan Semboyan 35 atau tanda peringatan saat mendekati lokasi. Namun, kendaraan roda dua yang ditumpangi korban tetap berada di jalur kereta api sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
“Kami turut prihatin atas kejadian yang terjadi. Saat ini korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. KAI berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan,” ujar Franoto.
BACA JUGA : Dua Perempuan Tertabrak Kereta di Warudoyong Sukabumi, Ini Identitasnya!
Korban diketahui bernama Murni Anjani (30), warga Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, dan Cici Rahmawati (17), warga Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Keduanya segera dievakuasi oleh warga setempat sebelum mendapat penanganan lebih lanjut di RS Assyifa Sukabumi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi ketika kereta api melintas dari arah Sukabumi menuju Bogor. Pada saat bersamaan, sepeda motor yang ditumpangi kedua korban melintasi jalur kereta. Menurut keterangan saksi di lokasi, pengendara diduga datang dari arah bawah dan langsung melintas tanpa memperhatikan kereta yang sedang melaju.
Usai menerima laporan kejadian, petugas KAI bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan memastikan kondisi jalur tetap aman bagi perjalanan kereta api.
Franoto menegaskan bahwa insiden tersebut tidak berdampak terhadap operasional perjalanan kereta api. Seluruh perjalanan KA tetap berjalan normal tanpa adanya keterlambatan maupun gangguan layanan.
“Kami memastikan kejadian ini tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api. Seluruh perjalanan tetap berjalan aman dan lancar,” katanya.
BACA JUGA : Lalin Cibadak Ramai Lancar, Perlintasan Kereta di Segog Hingga Karangtengah Padat Merayap
PT KAI kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang dengan menerapkan prinsip Berhenti, Tengok Kanan dan Kiri, Pastikan Aman, Baru Berjalan. Pengguna jalan juga diminta tidak terburu-buru serta mematuhi seluruh rambu dan peringatan yang tersedia di sekitar jalur kereta api.
“Keselamatan di perlintasan sebidang sangat bergantung pada kedisiplinan pengguna jalan. Kami mengajak masyarakat untuk selalu berhenti sejenak, memastikan tidak ada kereta yang melintas, kemudian melanjutkan perjalanan dengan aman. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” tutupnya.
The post PT KAI Ungkap Kronologi Tertempernya Dua Perempuan di Perlintasan Warudoyong Kota Sukabumi first appeared on Sukabumi Ku.

















