SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat layanan sosial melalui program Quick Response 4.0 sebagai upaya penanganan cepat terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat, termasuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan sosial yang responsif sekaligus mengedepankan nilai kemanusiaan.
“Setiap warga berhak mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang layak dari pemerintah. Karena itu, Quick Response 4.0 harus hadir cepat di tengah masyarakat, terutama bagi warga rentan yang membutuhkan penanganan segera,” ujar Ayep Zaki.
BACA JUGA : Dinsos Kota Sukabumi Siapkan Pelatihan Keterampilan untuk Gepeng, Anjal, dan Anak Putus Sekolah
Ia mengatakan, pendekatan humanis menjadi hal utama dalam setiap proses penanganan agar masyarakat yang ditolong tetap merasa aman dan dihargai. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi juga menjadi kunci agar pelayanan sosial berjalan lebih maksimal.
Program Quick Response 4.0 dijalankan Dinas Sosial Kota Sukabumi bersama PSC 119 Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Satpol PP, Polres dan Tagana. Tim gabungan bergerak cepat saat menerima laporan masyarakat terkait keberadaan ODGJ atau warga yang membutuhkan penanganan sosial darurat.
Sekretaris Dinas Sosial Kota Sukabumi, Lulis Delawati, mengatakan Quick Response 4.0 dibentuk untuk memastikan proses penanganan sosial berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.
“Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian sosial dan perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan cepat, khususnya ODGJ,” kata Lulis.
Menurutnya, setiap laporan yang diterima langsung ditindaklanjuti dengan asesmen awal di lokasi. Tim memastikan kondisi kesehatan dan keamanan warga sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut oleh petugas medis maupun sosial.
Dalam proses penanganan di lapangan, petugas menggunakan pendekatan persuasif agar ODGJ tidak merasa tertekan saat dievakuasi. Selain itu, Dinsos juga membantu pengurusan administrasi kependudukan bagi warga yang belum memiliki identitas agar lebih mudah memperoleh akses layanan kesehatan dan bantuan sosial.
Lulis menambahkan, sinergi antarinstansi menjadi kekuatan utama dalam program tersebut sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Kehadiran Quick Response 4.0 pun mendapat respons positif dari masyarakat. Program ini dinilai menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial bagi warga yang membutuhkan perhatian dan pertolongan segera.
The post Quick Response 4.0 Jadi Garda Terdepan Penanganan ODGJ di Kota Sukabumi first appeared on Sukabumi Ku.



















