Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Utama

Rendra Wibisana Skeatboarder Cilik Mengejar Mimpi Main di SLS

×

Rendra Wibisana Skeatboarder Cilik Mengejar Mimpi Main di SLS

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUKABUMI – Di sudut Kota Sukabumi, tepatnya di kawasan sederhana Kampung Cimanggah, tumbuh mimpi besar dari seorang bocah yang usianya baru menginjak 10 tahun. Namanya Rendra Wibisana—namun di kalangan komunitas skateboard, ia lebih dikenal sebagai Jack Wibisana.

Example 300x600

Di balik tubuh kecil dan wajah polosnya, tersimpan tekad yang tak kalah kuat dari para atlet profesional: suatu hari ia ingin berdiri di panggung Street League Skateboarding (SLS), kompetisi skateboard paling bergengsi di dunia.

Setiap sore, suara roda papan yang bergesekan dengan beton menjadi musik yang akrab di telinganya. Skatepark Lapang Merdeka menjadi saksi perjalanan Jack.

BACA JUGA : Atlet Skateboard Sukabumi Wanda Akhirnya Tidak Main di Porprov XIV Jabar

Di tempat itulah ia mengasah kemampuan, jatuh, bangkit, lalu mencoba lagi—berulang tanpa lelah. Bagi anak seusianya, mungkin waktu dihabiskan untuk bermain biasa. Namun bagi Jack, bermain skateboard adalah latihan, dan latihan adalah jalan menuju mimpinya.

Perjalanan Jack tidak dimulai dari fasilitas mewah atau pelatihan eksklusif. Ia pertama kali mengenal skateboard di usia lima tahun. Saat itu, papan sederhana menjadi teman bermainnya di lingkungan rumah.

Dukungan orang tua—Asep Hendrayana dan Rina Arianti—menjadi bahan bakar utama yang membuatnya terus melaju. Meski dengan keterbatasan, mereka tetap berusaha memberikan ruang bagi anak pertamanya untuk berkembang.

“Dari kecil saya sudah suka main skateboard. Awalnya cuma iseng, tapi lama-lama jadi serius. Saya ingin bisa main di SLS,” ujar Jack dengan mata berbinar.

Namun, perjalanan menuju mimpi itu tidak selalu mulus. Jalan yang ditempuhnya justru penuh tantangan. Untuk meningkatkan kemampuan, Jack tak hanya berlatih di Sukabumi. Ia kerap menempuh perjalanan jauh ke berbagai kota di Jawa Barat hingga Jawa Tengah, demi merasakan atmosfer kompetisi dan bertemu dengan skateboarder lain yang lebih berpengalaman.

Perjalanan tersebut tentu bukan hal mudah bagi anak seusianya—melelahkan, memakan waktu, dan membutuhkan biaya.

Meski begitu, semangatnya tak pernah surut. Ia telah mengikuti berbagai ajang, mulai dari Jogja Skate Competition, Jakarta Skate On Sound, hingga Go Skateboarding Day 2025. Setiap kompetisi bukan sekadar perlombaan, melainkan ruang belajar—tempat ia mengasah mental, teknik, dan keberanian.

Di balik papan skateboardnya, tersimpan cerita tentang jatuh dan luka. Namun bagi Jack, itu bukan alasan untuk berhenti. Justru dari setiap jatuh, ia belajar untuk lebih kuat.

“Kalau jatuh itu biasa. Yang penting bangkit lagi. Saya mau terus latihan sampai bisa ikut SLS,” ucapnya sederhana, namun penuh keyakinan.

Semangat Jack juga menjadi inspirasi bagi komunitas skateboard di Sukabumi. Kehadirannya membuktikan bahwa usia bukanlah batas untuk bermimpi besar. Di tengah keterbatasan fasilitas dan akses, ia tetap melangkah dengan keyakinan bahwa kerja keras akan membuka jalan.

Kini, akun Instagram @jack_wibi menjadi ruang dokumentasi perjalanan kecilnya menuju mimpi besar. Setiap video trik dan latihan yang diunggah bukan hanya sekadar konten, tetapi juga catatan perjuangan—tentang seorang anak dari Kampung Cimanggah yang menantang batas dirinya sendiri.

Perjalanan Jack mungkin masih panjang. Jalan menuju Street League Skateboarding tentu tidak mudah. Namun jika melihat semangat dan kegigihannya hari ini, bukan tidak mungkin suatu saat nama “Jack Wibisana” akan benar-benar dipanggil di panggung dunia.

Dari Sukabumi untuk dunia—mimpi itu kini sedang meluncur, perlahan tapi pasti, di atas papan skateboard kecil milik seorang anak yang tak pernah lelah percaya. (Yos/Ky)

The post Rendra Wibisana Skeatboarder Cilik Mengejar Mimpi Main di SLS first appeared on Sukabumi Ku.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *