Tingkatkan Kualitas Pelayanan MBG, SPPG Mangkalaya 1 Mulai Uji Coba Sistem Prasmanan

SUKABUMI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangkalaya 1 di bawah naungan Yayasan Tidar Biru Sejahtera mulai menguji coba skema penyajian prasmanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Babakan 1, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Uji coba tersebut dilakukan sebagai proyek percontohan atau pilot project untuk mengevaluasi proses penyajian makanan, kebersihan, keamanan pangan, hingga mekanisme pendistribusian kepada para siswa sebagai penerima manfaat.

PIC Yayasan Tidar Biru Sejahtera SPPG Mangkalaya 1 Sukabumi, Arya Maulana Fajar, mengatakan pelaksanaan skema prasmanan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurutnya, uji coba ini diperlukan untuk mengetahui efektivitas penerapan sistem prasmanan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin muncul saat pelaksanaan di sekolah.

“Sekarang SPPG Mangkalaya mencoba melaksanakan pilot project tentang menu prasmanan. Kami sedang menguji tahapan penyajian, kebersihan, dan keamanan pangan sampai ke penerima manfaat. Nantinya, hasilnya akan dievaluasi agar program ini bisa berjalan lancar,” ujar Arya.

Dalam uji coba tersebut, menu yang disajikan terdiri dari semur daging sapi, tempe sebagai sumber protein, sayuran, serta buah lengkeng. Pihak yayasan juga memberikan susu kepada para siswa sebagai tambahan di luar menu MBG.

Arya menjelaskan, persiapan makanan dimulai sejak malam hari. Proses persiapan dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB, dilanjutkan dengan memasak mulai pukul 01.00 WIB dan pemorsian pada pukul 05.00 WIB.

Melalui skema prasmanan, makanan dibawa ke sekolah dalam kondisi hangat agar dapat langsung disajikan kepada siswa.

“Sekarang kami sedang mencoba prasmanan, sehingga makanan yang sudah disiapkan bisa langsung dibawa ke sekolah dalam kondisi hangat. Respons penerima manfaat akan menjadi salah satu bahan evaluasi,” katanya.

Ia menambahkan, keberlanjutan skema prasmanan akan mempertimbangkan hasil evaluasi serta respons para penerima manfaat setelah uji coba dilaksanakan.

Kepala SDN Babakan 1 Gunungguruh, Erni Rusmayani, menyambut pelaksanaan uji coba tersebut. Menurutnya, penyajian prasmanan memiliki sejumlah kelebihan, terutama dari sisi kesegaran makanan dan kemudahan siswa melihat menu yang tersedia.

Ia menilai makanan yang disajikan langsung di sekolah dapat dinikmati dalam kondisi lebih segar dan hangat. Selain itu, skema tersebut dinilai berpotensi mengurangi makanan yang terbuang karena siswa dapat menentukan makanan yang ingin mereka konsumsi.

“Kalau dari pihak sekolah, kami ingin seperti ini. Makanan tetap segar dan tidak dibawa terlalu lama. Kalau ada anak yang tidak mau makan, bisa terlihat, sehingga berpotensi mengurangi makanan yang mubazir,” ungkap Erni.

Erni menegaskan, pihak sekolah dan penyelenggara MBG memiliki tanggung jawab bersama dalam mendukung pemenuhan gizi siswa.

“Ini sama-sama menjadi tugas kita untuk mencerdaskan dan menyehatkan generasi muda sebagai penerus bangsa,” tuturnya.

Ke depan, hasil evaluasi uji coba akan menjadi pertimbangan bagi penyelenggara dalam menentukan kelanjutan skema prasmanan. Aspek kesegaran makanan, keamanan pangan, efisiensi distribusi, respons siswa, serta potensi pengurangan makanan terbuang menjadi sejumlah hal yang perlu diperhatikan.

Dengan evaluasi menyeluruh, penerapan MBG diharapkan dapat berjalan sesuai tujuan pemenuhan gizi siswa sekaligus menyesuaikan mekanisme pelayanan dengan kebutuhan sekolah.

The post Tingkatkan Kualitas Pelayanan MBG, SPPG Mangkalaya 1 Mulai Uji Coba Sistem Prasmanan first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *