Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil keputusan tegas terkait perbaikan jalan provinsi yang rusak di wilayah Pajampangan, Sukabumi. Keputusan ini muncul setelah aksi unjuk rasa warga yang memblokade jalan provinsi karena kesal dengan kondisi rusak parah dan banyaknya truk ODOL (Over Dimension Over Load) yang melintas.
Merespons keresahan warga, Dedi menegaskan bahwa anggaran perbaikan jalan Pajampangan dialihkan ke ruas jalan provinsi lain di Sukabumi. “Saya tegaskan bahwa anggaran untuk alokasi jalan tersebut kami alihkan ke jalan-jalan provinsi lain di wilayah Kabupaten Sukabumi sehingga ruas jalan yang lain tahun ini saya nyatakan 99 persen dalam keadaan baik setelah proyeknya berjalan,” ujarnya melalui akun Instagram pribadinya, seperti dilansir tvOnenews.com.
Menurut Dedi, persoalan utama bukan sekadar jalan rusak, melainkan truk besar yang setiap hari melintas dengan muatan berlebih. “Ruas jalan tersebut kami alihkan kenapa, karena tiap hari dilewati truk-truk tronton sumbu 3 overload. Sehingga kalau kami membangun jalan tersebut dengan nilai kontrak 68 miliar, tidak ada artinya,” tegasnya.
Ia bahkan mengibaratkan perbaikan jalan tanpa penertiban truk ODOL sama dengan “buang garam ke laut”. “Karena mungkin dalam waktu 5 bulan 6 bulan akan hancur lagi,” lanjutnya.
The post Dedi Mulyadi: Perbaikan Jalan Kabupaten Sukabumi Seperti Buang Garam ke Laut appeared first on Radar Sukabumi.



















