Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Ini Alasan Jalan Jampangtengah-Kiaradua Sukabumi Belum Juga Diperbaiki Pemprov Jabar

×

Ini Alasan Jalan Jampangtengah-Kiaradua Sukabumi Belum Juga Diperbaiki Pemprov Jabar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sebelumnya, warga di Jalan Raya Lengkong, Kecamatan Simpenan, sempat menggelar aksi protes dengan membakar ranting dan semak di badan jalan. Aksi ini dipicu karena kondisi jalan rusak yang dinilai tidak kunjung juga diperbaiki. Foto: Dok. INILAHSUKABUMI.COM

INILAHSUKABUMI.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan penjelasan terkait belum terealisasinya perbaikan ruas Jalan Jampang Tengah-Kiara Dua, Kabupaten Sukabumi. Ia menyebut pengalihan anggaran menjadi alasan utama penundaan pembangunan infrastruktur di sepanjang ruas jalan ini.

Example 300x600

Sebelumnya diberitakan, warga di Jalan Raya Lengkong, sempat menggelar aksi protes dengan membakar ranting dan semak di badan jalan. Aksi ini dipicu karena kondisi jalan rusak yang dinilai tidak kunjung juga diperbaiki.

Melalui unggahan video di media sosial, Dedi menyampaikan apresiasi atas aspirasi masyarakat, meski disampaikan dengan cara yang emosional. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah sebenarnya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 68 miliar untuk perbaikan jalan tersebut.

“Anggaran sudah tersedia, namun kami alihkan ke lokasi lain karena mempertimbangkan efektivitas pembangunan,” ujar Dedi, dikutip dalam video akun instagramnya, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga: Warga Blokade Jalan dan Bakar Ban, Protes Kerusakan Ruas Lengkong–Kiaradua Sukabumi

Menurutnya, berdasarkan kajian teknis, perbaikan jalan di ruas tersebut dinilai tidak akan bertahan lama apabila kendaraan bertonase berat, khususnya truk Over Dimension Over Load (ODOL), masih melintas tanpa pengendalian.

“Jika diperbaiki sekarang, dalam waktu lima hingga enam bulan kemungkinan besar akan kembali rusak karena dilintasi truk tronton sumbu tiga dengan muatan berlebih,” imbuh pria yang akrab dipanggil KDM ini.

Sebagai solusinya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memprioritaskan penertiban kendaraan ODOL sebelum melakukan rekonstruksi jalan. Kebijakan ini diambil agar pembangunan infrastruktur lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Dedi menegaskan, meskipun anggaran di ruas Jampang Tengah dialihkan, pembangunan jalan di wilayah Kabupaten Sukabumi tetap menjadi prioritas. Ia menargetkan tingkat kemantapan jalan provinsi di Sukabumi dapat mencapai 99 persen melalui proyek perbaikan di ruas lainnya.

“Kami ingin pembangunan infrastruktur benar-benar bermanfaat bagi masyarakat luas, bukan hanya untuk kepentingan tertentu,” tegasnya. (*)

Redaktur: Rendi Rustandi

The post Ini Alasan Jalan Jampangtengah-Kiaradua Sukabumi Belum Juga Diperbaiki Pemprov Jabar first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *