SUKABUMI – Di sebuah rumah sederhana di kawasan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, waktu berjalan lebih pelan bagi Max Timisela. Di usianya yang telah menginjak 81 tahun, pria yang akrab disapa Om Maxi itu memilih menjalani hari-hari dengan tenang. Namun, satu hal yang tak pernah berubah: kecintaannya kepada Persib Bandung.
Rabu (15/4/2026) siang itu menjadi momen istimewa. Perwakilan Persib datang berkunjung ke kediamannya di Desa Ciptagumita. Bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan silaturahmi yang menghubungkan kembali masa lalu penuh kenangan dengan perjalanan Persib hari ini.
Om Max Timisela menyambut dengan hangat. Wajahnya berbinar ketika berbicara tentang klub yang telah menjadi bagian besar dalam hidupnya.
Baca Juga : Meleburkan Batu Ginjal : Daun Kibeling Solusi Ramuan Herbal Alami dari Sukabumi
“Terima kasih, Persib selalu ingat dengan jasa-jasa para pemain dan pelatihnya, termasuk kepada saya,” ujarnya pelan.
Bagi Max Timisela, Persib bukan sekadar klub. Ia adalah rumah. Sejak pertama kali mengenakan seragam biru pada 1962 hingga mengakhiri kariernya pada 1979, Max mengabdikan hampir dua dekade hidupnya untuk tim kebanggaan warga Bandung itu.
Ia juga bukan satu-satunya dari keluarga Timisela yang mencatatkan nama dalam sejarah sepak bola Indonesia. Bersama Freddy, Hengky, dan Pietje, mereka menjadi bagian dari generasi yang turut membangun fondasi kejayaan Persib di masa lalu.
Baca Juga : 5 Ramuan Tradisional untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Secara Alami
Namun pengabdian Om Max Timisela tak berhenti saat ia gantung sepatu. Ia tetap berada di sisi Persib, kali ini dari pinggir lapangan. Sebagai asisten Nandar Iskandar, ia ikut mengantarkan Persib meraih gelar Kompetisi Perserikatan 1986 sebuah momen yang masih ia kenang hingga kini.
Perjalanan panjang itu berlanjut ke balik layar. Ia sempat mengurus sekretariat Persib hingga terlibat dalam kepanitiaan pertandingan pada masa awal era profesional. Dari lapangan hingga ruang administrasi, dedikasinya nyaris tak terputus.
Kini, langkahnya mungkin tak lagi secepat dulu. Aktivitasnya pun lebih banyak dihabiskan di rumah. Meski begitu, semangatnya terhadap Persib tetap menyala.
Baca Juga : 7 Ramuan Alami untuk Menyehatkan Sperma Pria: Cara Ampuh Meningkatkan Kualitas Kesuburan
“Meski di rumah saja, saya tetap enjoy dan mengikuti perkembangan Persib,” tuturnya.
Saat mendengar kabar bahwa rekan-rekannya sesama mantan pemain masih sering berkumpul dan menonton pertandingan Persib bersama, senyum pun mengembang di wajahnya.
“Baguslah kalau Persib tetap bersilaturahmi seperti itu dengan mantan pemain,” katanya.
Di balik kesederhanaan hidupnya hari ini, tersimpan harapan yang tak pernah padam. Om Maxi masih memanjatkan doa untuk klub yang telah ia cintai sepanjang hidupnya.
Baca Juga : Jamu Anti Maag Ala Sukabumi, Ramuan Tradisional Redakan Nyeri Lambung
Ia ingin melihat Persib kembali berdiri di puncak.
“Saya doakan Persib bisa jadi juara lagi pada tahun ini,” ucapnya.
Di usia senja, mungkin Om Maxi tak lagi berada di stadion. Namun cintanya tetap hadir diam, setia, dan tak tergantikan.(SE)
The post Di Usia 81 Tahun, Max Timisela Tetap Setia Mengikuti Persib Bandung first appeared on Sukabumi Ku.















