Dispar Kabupaten Sukabumi Bidik Panenjoan Sampalan sebagai Destinasi Wisata Berbasis Masyarakat

SUKABUMI – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mulai mengkaji potensi wisata Panenjoan Sampalan di Kampung Sampalan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, sebagai calon destinasi wisata baru berbasis masyarakat.

Langkah tersebut diawali dengan peninjauan lapangan untuk melihat langsung potensi panorama alam yang dimiliki kawasan tersebut. Keindahan lanskap Panenjoan Sampalan dinilai memiliki prospek untuk dikembangkan menjadi desa wisata yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan pengembangan kawasan wisata tidak hanya berorientasi pada keindahan alam, tetapi juga menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengelolaan dan pengembangannya.

Baca Juga: Ribuan Warga Ikuti Khatam Akbar, Pemkab Sukabumi Resmikan Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, bersama tim meninjau lokasi Panenjoan Sampalan di Kecamatan Bantargadung belum lama ini. Lokasi tersebut digadang-gadang jadi calon destinasi wisata baru. (Foto: Istimewa)

“Bersama Pemerintah Desa Bojonggaling, Dinas Pariwisata akan terus melakukan identifikasi dan pemetaan potensi kawasan guna menentukan langkah pengembangan yang tepat, mulai dari penataan destinasi, kolaborasi dengan berbagai pihak, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku utama pariwisata,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Menurut Ali, identifikasi dan pemetaan potensi menjadi tahapan awal untuk menyusun konsep pengembangan yang sesuai dengan karakteristik kawasan. Dengan pendekatan tersebut, destinasi wisata yang dibangun diharapkan mampu berkembang secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga: Jangan Abaikan Gusi Berdarah, Studi Temukan Kaitan dengan Penurunan Fungsi Ginjal

Ia menambahkan, keberhasilan pengembangan desa wisata memerlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan agar potensi lokal dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Mari bersama membangun desa, menjaga alam, dan menghadirkan manfaat melalui pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” katanya.

Dinas Pariwisata berharap Panenjoan Sampalan dapat berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Sukabumi yang menawarkan panorama alam sekaligus memberikan pengalaman wisata berbasis kearifan lokal. Selain menarik wisatawan domestik, kawasan tersebut juga diharapkan memiliki daya saing untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara.

The post Dispar Kabupaten Sukabumi Bidik Panenjoan Sampalan sebagai Destinasi Wisata Berbasis Masyarakat first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *