Jejak Prestasi Asep Koswara untuk Kota Sukabumi, Mengabdi Sepenuh Hati

SUKABUMI – Di balik roda pemerintahan yang terus bergerak, terdapat sosok aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah kota Sukabumi yang mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk melayani masyarakat. Sosok itu adalah Asep Koswara, seorang birokrat senior yang dikenal konsisten bekerja dengan dedikasi tinggi, penuh tanggung jawab, serta sarat prestasi di setiap amanah yang diembannya.

Pria yang merupakan alumni SMP Negeri 1 Cibadak tahun 1987 dan SMA Negeri Cibadak tahun 1990 itu mengawali karier sebagai Pegawai Negeri Sipil pada 1995 di Kabupaten Toli-Toli, Provinsi Sulawesi Tengah. Meski jauh dari tanah kelahirannya, semangat mengabdi tidak pernah surut. Bahkan, pada 1999 ia berhasil meraih predikat Kepala Desa Teladan. “Saya selalu percaya bahwa di mana pun kita ditempatkan, kita harus memberikan kemampuan terbaik. Tempat tugas boleh berbeda, tetapi semangat pengabdian tidak boleh berubah,” kata Asep Kepada Radar Sukabumi, Rabu (15/7).

Pada 2002, Asep kembali mengabdi di Pemerintah Kota Sukabumi. Setahun kemudian ia dipercaya menjadi Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB) di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh. Berkat kerja keras dan kedekatannya dengan masyarakat, ia meraih Juara Lomba Kadarkum Tingkat Kota Sukabumi 2003 dan Penyuluh KB Teladan Tingkat Kota Sukabumi pada 2004. “Sebagai penyuluh, saya belajar bahwa keberhasilan program pemerintah tidak cukup hanya dengan aturan. Yang paling penting adalah membangun kepercayaan masyarakat dan hadir untuk mereka,” tuturnya.

Karier Asep terus menanjak. Pada 2009 ia dipercaya memimpin Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole. Masa kepemimpinannya menjadi salah satu periode yang penuh prestasi. Ia meraih Juara II Lurah Teladan Kota Sukabumi pada 2011, kemudian Juara I Lurah Teladan Kota Sukabumi, Juara I Lurah Teladan Provinsi Jawa Barat, hingga dinobatkan sebagai Juara I Lurah Teladan Tingkat Nasional pada 2012. “Penghargaan tingkat nasional bukan hasil kerja saya seorang diri. Itu buah dari kekompakan seluruh perangkat kelurahan dan partisipasi masyarakat. Tanpa mereka, saya tidak mungkin meraih prestasi itu,” paparnya.

Selepas menjadi lurah, Asep dipercaya menjabat Sekretaris Kecamatan Cikole pada 2013 hingga 2016. Pada masa itu ia kembali menorehkan prestasi sebagai Pegawai Negeri Teladan II Tingkat Jawa Barat tahun 2015 sebelum dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Camat Cikole. “Setiap jabatan memiliki tantangan yang berbeda. Karena itu saya selalu berusaha belajar, beradaptasi, dan memberikan solusi, bukan sekadar menjalankan rutinitas,” ucapnya.

Perjalanan kariernya kemudian berlanjut sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Dalduk Kota Sukabumi periode 2016–2018. Selanjutnya, pada 2019 ia dipercaya menjadi Kepala Bagian Keuangan DPRD Kota Sukabumi hingga 2021, sebelum akhirnya mengemban amanah sebagai Sekretaris DPRD Kota Sukabumi sampai sekarang. Menurut Asep, jabatan yang diembannya saat ini bukan sekadar mengelola administrasi lembaga legislatif, tetapi juga memastikan seluruh pelayanan terhadap pimpinan dan anggota DPRD berjalan profesional, akuntabel, dan tepat waktu. “Kepercayaan adalah modal terbesar seorang ASN. Ketika diberi amanah, maka kewajiban kita adalah menjaga kepercayaan itu dengan integritas, disiplin, dan kerja nyata,” ungkapnya.

Di luar tugas pemerintahan, Asep juga aktif mendukung pembinaan olahraga hingga mendapat penghargaan sebagai Pembina Olahraga Berprestasi Tingkat Kota Sukabumi. Baginya, membangun sumber daya manusia tidak hanya dilakukan melalui birokrasi, tetapi juga lewat pembinaan generasi muda. “Saya senang melihat anak-anak muda berprestasi. Kalau kita bisa memberi ruang dan dukungan kepada mereka, itu juga bagian dari pengabdian,” bebernya.

Selama lebih dari 30 tahun menjadi aparatur sipil negara, Asep mengaku selalu memegang tiga prinsip sederhana yang menjadi pegangan hidupnya. “Saya selalu menanamkan kepada diri sendiri untuk bekerja dengan hati, bekerja sepenuh hati, dan bekerja dengan hati-hati,” ujarnya.

Ia pun berharap semangat pengabdian terus tumbuh di kalangan ASN muda. “Jangan pernah bekerja karena mengejar jabatan. Bekerjalah untuk memberikan manfaat. Ketika kita bekerja dengan tulus, jabatan dan penghargaan akan datang dengan sendirinya,” pesannya.

Menutup perbincangan, Asep kembali menegaskan filosofi yang telah membimbing perjalanan kariernya selama puluhan tahun. “Di mana pun saya ditugaskan, saya ingin kehadiran saya membawa manfaat bagi organisasi, pemerintah, dan terutama masyarakat. Itulah makna pengabdian yang sesungguhnya,” pungkasnya.

Artikel Jejak Prestasi Asep Koswara untuk Kota Sukabumi, Mengabdi Sepenuh Hati pertama kali tampil pada Sukabumi Metro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *