
SUKABUMI — Sejumlah pemuda bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, melakukan kerja bakti membersihkan saluran air di wilayah RW 17, Kelurahan Cibadak, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB tersebut menyasar sampah, selokan, drainase hingga gorong-gorong. Aksi itu menjadi bagian dari Jumat Bersih (Jumsih) PK KNPI Kecamatan Cibadak dalam rangka World Clean Day.
Pembersihan dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan. Saluran air yang bersih diharapkan tidak mengalami penyumbatan yang dapat menghambat aliran air.
Baca Juga: Timnas Indonesia Juara Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Tantang Thailand di Final
Ketua PK KNPI Kecamatan Cibadak Royan Aries mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi banjir sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
“Ini dalam rangka mencegah dan mitigasi bencana banjir. Jadi KNPI bersama Forkopimcam melakukan kegiatan bersih-bersih di area RW 17 dan jalan protokol,” kata Royan.
Menurut Royan, kegiatan serupa tidak berhenti pada pelaksanaan Jumsih kali ini. PK KNPI Cibadak berencana menjadikannya agenda rutin dua kali dalam sebulan dengan melibatkan wilayah RW lainnya.
Baca Juga: PERSIB Buka Season Pass Super League 2026/27, Bobotoh Bisa Kawal 16 Laga Kandang
“Kita kemungkinan dua RW. Selanjutnya berkelanjutan, sebulan dua kali kita akan melaksanakan ini,” ujarnya.
Selain mengantisipasi banjir, kegiatan tersebut juga menyasar titik-titik lingkungan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Royan mengatakan langkah itu sekaligus dilakukan untuk mengantisipasi penyakit yang ditularkan nyamuk, termasuk demam berdarah dengue (DBD).
“Iya betul, untuk mengantisipasi demam berdarah juga,” katanya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Sukabumi Jumat 2 Oktober 2026, Hujan Ringan di Wilayah Kecamatan
Ia pun mengajak kalangan pemuda untuk ikut terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Saya mengajak semua pemuda untuk mencintai lingkungannya, menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar,” tuturnya.
Babinsa Koramil 0607-11/Cibadak, Serma Aprias Supriatna, mengatakan pembersihan saluran air penting dilakukan sebelum musim hujan tiba.
Menurutnya, selokan, drainase dan gorong-gorong perlu diperhatikan agar tidak mengalami penyumbatan yang berpotensi mengganggu aliran air.
Baca Juga: 4 Kegiatan Menarik yang Bisa Dilakukan Anak-anak Saat Libur Panjang
“Alhamdulillah kita bersama-sama bersinergi, membangun sinergisitas untuk kerja bakti di Jumat Bersih ini. Salah satunya adalah perhatian kita terkait masalah selokan, drainase supaya karena sebentar lagi akan musim hujan datang, kita antisipasi itu,” ungkap Serma Aprias.
Ia menyebut kegiatan kerja bakti tidak hanya berlangsung di RW 17. Berdasarkan keterangannya, masyarakat di wilayah RW 1 hingga RW 29 juga melakukan kegiatan serupa di wilayah masing-masing.
“Dari RW 1 sampai dengan RW 29 semuanya kerja bakti di wilayahnya masing-masing. Antisipasi akan ada musim hujan nantinya,” jelasnya.
Baca Juga: Maxim Indonesia Buka Suara Soal Aksi Demo Ratusan Mitra Sukabumi Tentang Program Turbo
Serma Aprias menambahkan, tumpukan sampah dan saluran air yang tersumbat dapat memicu persoalan lingkungan, termasuk risiko banjir dan longsor.
“Betul, untuk banjir, longsor dan akibat sampah yang menumpuk. Dan juga kita imbau masyarakat supaya bersama-sama kita gotong royong untuk menjaga lingkungan,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya PK KNPI Cibadak, Karang Taruna Kecamatan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Koramil 0607-11/Cibadak, Bhabinkamtibmas, BPBD dan P2BK Kecamatan Cibadak, Satpol PP serta masyarakat.
The post Jumsih di Cibadak Bersihkan Drainase, Antisipasi Banjir dan Longsor Saat Musim Hujan first appeared on Sukabumi Ku.




