
SUKABUMI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menggelar edukasi pencegahan bullying bagi siswa sekolah dasar di Kecamatan Warungkiara.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN 1 Bojongkerta, Desa Bojongkerta, dengan melibatkan siswa kelas V sebagai peserta utama.
Edukasi ini dilakukan sebagai respons meningkatnya perhatian terhadap kasus perundungan dan kesehatan mental anak di lingkungan pendidikan.
Baca Juga: Karhutla di Simpenan Sukabumi Nyaris Lalap Permukiman, 30 Rumah Sempat Terancam
Mahasiswa KKN menyampaikan materi terkait pengertian bullying serta berbagai bentuknya, mulai dari verbal, fisik, sosial hingga cyberbullying.
Materi disampaikan secara interaktif agar siswa lebih mudah memahami dampak perundungan serta pentingnya saling menghargai.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif.
Baca Juga: Pemda Mulai Lirik Obligasi Daerah untuk Biayai Pembangunan
Para siswa diajak berbagi pengalaman sekaligus diberikan pemahaman tentang langkah yang harus dilakukan jika menjadi korban maupun saksi bullying.
Koordinator kegiatan, Siti Andiani, menyampaikan bahwa edukasi ini bertujuan membangun kesadaran sejak dini.
“Edukasi ini tidak hanya untuk mencegah bullying, tetapi juga untuk menjaga kesehatan mental anak agar mereka dapat berkembang secara optimal,” ujarnya.
Baca Juga: Danantara Siapkan Rp44,75 Triliun untuk Investasi Rantai Pasok Daging
Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai relevan dengan kondisi saat ini.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UMMI berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
The post Mahasiswa KKN UMMI Edukasi Anti-Bullying di SDN Bojongkerta Sukabumi first appeared on Sukabumi Ku.




