Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Sukabumi menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota Sukabumi, Kamis (23/04). Aksi ini menjadi bentuk kritik terhadap kinerja pemerintah kota yang dinilai belum maksimal menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti momentum Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi yang menurut mereka tidak cukup hanya diisi seremoni, melainkan harus menjadi ruang evaluasi menyeluruh terhadap arah pembangunan.
Ketua PC PMII Kota Sukabumi, Fahmi Fauzi, menyebut pihaknya menemukan sedikitnya 12 persoalan krusial, mulai dari penanganan sampah di TPA Cikundul, krisis ruang terbuka hijau, buruknya tata kelola infrastruktur, hingga masalah pendidikan seperti ruang kelas rusak dan angka putus sekolah. Mahasiswa juga menyoroti tekanan terhadap UMKM akibat ekspansi usaha waralaba, ketimpangan sosial, dugaan kebocoran pajak daerah, persoalan parkir, kasus kekerasan seksual, serta kesejahteraan guru P3K.
“Berdasarkan temuan tersebut, kami merumuskan 11 tuntutan kepada Pemerintah Kota Sukabumi, termasuk penanganan sampah, perluasan ruang terbuka hijau, perbaikan infrastruktur, pemerataan pendidikan, perlindungan UMKM, penataan parkir, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik,” tegas Fahmi.
Selain itu, PMII mendesak DPRD Kota Sukabumi melakukan audit terhadap seluruh SKPD dan meminta Wali Kota membuka dialog publik. Mereka memberi batas waktu 7×24 jam untuk merespons tuntutan, dengan ancaman aksi lanjutan jika tidak ada tindak lanjut konkret.
Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, mengapresiasi kritik mahasiswa dan memastikan pemerintah akan menyiapkan jawaban atas tuntutan tersebut. “Kami akan menyiapkan jawaban bersama seluruh SKPD dan mengundang teman-teman PMII untuk berdialog paling lambat Kamis depan,” ujarnya.
Terkait persoalan sampah di TPA Cikundul, Andang mengakui kapasitas mencapai 180 ton per hari. Pemkot berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk memperbaiki pengelolaan sampah, termasuk mengoptimalkan kembali TPS3R sebagai solusi jangka panjang.(bam/d)
The post Mahasiswa Kritik Kinerja Pemkot Sukabumi di Hari Jadi ke-112 appeared first on Radar Sukabumi.











