
Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI– Perusahaan Daerah (PD) Waluya Kota Sukabumi mulai menyiapkan arah baru pengembangan usaha dengan membidik sejumlah sektor bisnis potensial di luar lini utama yang selama ini dijalankan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan daerah milik Pemerintah Kota Sukabumi untuk memperkuat kemandirian usaha sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pelaksana tugas Direktur PD Waluya, Agung Dugaswara, menjelaskan bahwa pengembangan usaha mencakup 11 klasifikasi bidang. Namun, seluruh rencana tidak akan dijalankan serentak, melainkan melalui tahapan kajian yang mempertimbangkan risiko, kebutuhan pasar, dan potensi keuntungan. “Semua sektor usaha akan dikaji terlebih dahulu. Kami tidak ingin ekspansi dilakukan tanpa perhitungan. Fokusnya bagaimana usaha yang dijalankan memiliki peluang berkembang, risiko terukur, dan bisa memberikan dampak positif bagi perusahaan maupun daerah,” ujarnya, Kamis (21/5).
Sejumlah sektor yang masuk dalam proyeksi pengembangan di antaranya kesehatan, pengelolaan pasar, properti, jasa periklanan, pariwisata, hingga perbengkelan. Diversifikasi usaha dinilai penting agar perusahaan tidak bergantung pada satu sumber pendapatan.
Di tengah penyusunan arah bisnis baru, PD Waluya masih memaksimalkan lini usaha optik sebagai aktivitas utama. Salah satu strategi yang dilakukan adalah memperluas pelayanan pemeriksaan mata gratis dan penyediaan kacamata murah melalui kolaborasi dengan puskesmas di berbagai wilayah Kota Sukabumi.
Program jemput bola tersebut bukan hanya pelayanan sosial, tetapi juga cara memperkuat pasar sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat bawah. “Untuk sekarang kami fokus dulu memperkuat usaha yang sudah berjalan sambil menunggu proses regulasi selesai. Ketika Perda selesai dibahas, perusahaan sudah memiliki kesiapan untuk bergerak lebih luas,” katanya.
The post PD Waluya Siapkan 11 Sektor Usaha Baru, Tunggu Payung Hukum appeared first on Radar Sukabumi.



















